Berita Terkini

Plt. Dirjen PPTR Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Jonahar Paparkan Temuan Riset pada Seminar Hasil Program Doktor Manajemen dan Bisnis Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor

Bogor - Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Jonahar yang saat ini menempuh studi Program Doktor Manajemen dan Bisnis (S3) Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor (SB-IPB), memaparkan penelitiannya pada  Seminar Hasil Program Doktor Manajemen dan Bisnis (S3) di Ruang Merak, Gedung C, Lantai 1 Kampus SB-IPB, Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (6/7/2024).

Penelitian yang diusung Jonahar bertema "Strategi Integrasi Land Value Capture Berbasis Data Spasial pada Sistem Kadaster Untuk Pengelolaan Pertanahan Berkelanjutan di Indonesia". Acara ini dihadiri oleh Ketua Komisi Pembimbing, Joyo Winoto; Anggota Komisi Pembimbing, Hermanto Siregar; Anggota Komisi Pembimbing, I Wayan Nuka Lantara; dan Nimmi Zulbainarni, Dosen Seminar.

Dalam pembukaan seminar, Joyo Winoto memberikan arahan dan ulasan singkat. Ia menekankan pentingnya peran negara sebagai pengatur, bukan pemilik tanah, sesuai dengan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Nomor 5 Tahun 1960. 

"Negara memiliki kewenangan untuk memastikan kepastian hak atas tanah melalui pendaftaran tanah seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Disertasi ini membuka ruang baru untuk menganalisis aspek fiskal kadaster yang belum sepenuhnya terperinci," ujarnya.

Jonahar dalam pemaparannya menjelaskan bahwa tanah adalah kebutuhan dasar yang sering memicu konflik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan memperbaiki pengelolaan tanah di Indonesia melalui strategi integrasi Land Value Capture (LVC) berbasis data spasial. 

Ia mengungkapkan, aplikasi ATR/BPN telah mengembangkan Data Dashboard yang menunjukkan 33 kota dan 1.131 desa telah mencapai status lengkap, dengan persentase 2,94%.

Jonahar menekankan manfaat penelitian ini dalam beberapa aspek. Pertama, sebagai masukan bagi BPN tentang pentingnya strategi LVC berbasis data spasial. Kedua, penelitian ini memberikan kontribusi akademis yang dapat meningkatkan kualitas layanan dan kebijakan lembaga pelayanan publik. Ketiga, membantu para pengambil kebijakan dalam merumuskan kebijakan strategis untuk pengelolaan pertanahan yang berkelanjutan.

Jonahar juga menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat desa, organisasi kemasyarakatan, Kementerian ATR/BPN, serta pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, transparansi, dan akuntabilitas layanan pertanahan. 

"Penerapan sistem informasi dan database layanan akan memperkuat pelibatan pemangku kepentingan," tambahnya.

Sesi Diskusi dan Masukan dari Para Penguji

Dalam sesi diskusi, M. Shafik Ananta Inuman dan Andi Tenri Abeng memberikan masukan terkait implementasi LVC dan relevansi penelitian ini bagi praktisi lapangan. Abeng menyoroti pentingnya pemisahan antara kota yang sudah terurbanisasi dan yang masih dalam proses.

Dosen pembimbing, I Wayan Nuka Lantara, menyoroti kekosongan literatur dalam konteks kadaster dan pentingnya menerapkan praktik terbaik dalam pengembangan nilai tanah. 

"Implementasi temuan dari penelitian ini penting untuk masa depan Indonesia," katanya.

Sebagai penutup seminar, Joyo Winoto mengapresiasi partisipasi para peserta dan mengharapkan penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan di bidang ATR di Indonesia. 

Seminar ini dihadiri secara luring oleh perwakilan mahasiswa S3 dan S2 IPB, serta perwakilan dari Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Penjabat (Pj.) Bupati Magelang, Sepyo Achanto, perwakilan Kantor Pertanahan (Kantah) Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat dan diikuti secara daring oleh 66 peserta melalui zoom. Acara berlangsung selama satu jam mulai pukul 10:00 hingga 11:00 WIB. (SU/NR/RR)

Tim Penyebaran Informasi, Ditjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional

#DitjenPPTR
#PengendaliandanPenertibanTanahdanRuang
#KementerianATRBPN
#ATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya

Twitter: twitter.com/ditjenpptr
Instagram: instagram.com/ditjenpptr/
Fanpage Facebook: facebook.com/DirektoratJenderalPPTR
Youtube: youtube.com/ditjenpptr
Situs: ditjenpptr.atrbpn.go.id